Senin, 24 September 2012

STRUKTUR SEL


Struktur Sel
A.    Struktur dan fungsi bagian - bagian sel
1.      Struktur Sel Prokariotik
Yaitu sel yang tidak memiliki Nukleus. Contoh : Ganggang Biru dan Bakteri
a.      Dinding Sel           : sebagai pelindung dan pemberi bentuk tubuh
b.   Membran Plasma: sebagai pelindung molekuler sel terhadap lingkungan              sekitarnya.
c.       Sitoplasma           : sebagai penghasil energi.

2.      Struktur Sel Eukariotik
Sel yang sudah memiliki membran inti dan sistem endomembran.
Terdapat pada sel hewan dan sel tumbuhan.
a.        Membran Plasma 
Bersifat semi permeabel : hanya dapat dilalui molekul – molekul tertentu.
Berfungsi : melindungi sel, mengatur keluar masuknya berbagai zat, dan sebagai reseptor rangsang dari luar.
b.        Sitoplasma
Cairan sel yang berada diluar membran inti.
Berfungsi : sitoplasma sebagai sumber bahan kimia penting bagi sel dan tempat terjadinya reaksi metabolisme.
d.      Organel – organel sel
Penyusun :
1)      Inti sel (Nukleus)
Sebagai pengatur pembelahan sel, pengendali seluruh kegiatan sel, dan pembawa informasi
2)      Retikulim Endoplasma
a)      Menyintesis lemak dan kolesterol (RE kasar dam RE halus)
b)      Menampung proteinyang disintesis oleh ribosom (RE kasar)
c)      Transportasi molekul – molekul (RE kasar dan RE halus)
d)      Menetralkan racun (detoksifikasi)
3)      Ribosom
Menyintesis protein
4)      Kompleks golgi
a)      Tempat sintesis polisakarida seperti mukus, selulosa, hemiselulosa, dan pektin
b)      Membentuk membran plasma
c)      Membentuk kantong sekresi
d)      Membentuk akrosom pada sperma, kuning telur pada sel telur, dan lisosom
5)      Lisosom/Kantong sekresi
a)      Melakukan pencernaan intra sel
b)      Autofagi yaitu menghancurkan struktur yang tidak dikehendaki, misalnya sel yang tidak berfungsi lagi
c)      Eksositosis yaitu pembebasan enzim keluar sel
d)      Autolisis yaitu penghancuran diri sel dengan membebaskan isi lisosom kedalam sel
6)      Badan Mikro
Periksosom : berperan dalam penguraian lemak menjadi karbohidrat dan penguraian purin dalam sel.
Glikososom : berperan dalam metabolisme asam lemak dan sebagai tempat terjadinya glioksilat.
7)      Mitokondria
Berfungsi sebagai tempat terjadinya respirasi seluler.
Terdapat 2 membran : membran dalam dan luar.
Krista : membran dalam yang membentuk tonjolan- tonjolan. Berfungsi memperluas permukaan agar penyerapan oksigen lebih efektif.
Matriks : ruangan dalam mitokondria yang berisi cairan.

B.   Perbedaan sel hewan dan Sel Tumbuhan
1.     Struktur sel Tumbuhan

a.      Dinding sel
Berfungsi sebagai penyokong dan pelindung selaput plasma serta memelihara keseimbangan sel dari tekanan.
Diantara dua dinding sel yang berdekatan dihubungkan dengan saluran yang disebut PLASMODESMATA.
b.      Vakuola
Menyimpan cadangan bahan – bahan makanan, penentu rasa, dan bau tanaman.
c.       Plastida
a)      Klorplas
Tersusun dari memban luar (berfungsi mengatur keluar dan masuknya zat) dan membran dalam (menyimoan cairan kloroplas yang disebut stroma). Membran dalam melipat kearah dalam dan membentuk lembaran – lembaran yang disebut TILAKOID. Tilakoid – tilakoid yang bertumpukan disebut GRANA.
b)      Kromoplas
Plastida yang mengandung pigmen nonpotosintetik.
c)      Leukloplas
Plastida yang tidak berwarna.

2.     Struktur Sel Hewan
Sel hewan memiliki 2 sentriol dalam sentrosom yang berperan dalam pembelahan sel, tiap tiap sentriol memisahkan diri menuju kutub yang berlawanan dan memancarkan benang – benang gelendong pembelahan yang akan menjerat kromosom.
a. Transpor pasif
1) Difusi
a) Difusi sederhana
b) Difusi terbantu
2) Osmosis
b. Transpor aktif
1) Pompa natrium-kalium
2) Endositiosis dan eksositosis


Tidak ada komentar:

Posting Komentar